Minggu Tanggal 15 Januari 2015 panitia Peresmian
Balai Pengajian Thautiatul Mubtadi yang terdiri dari pengurus balai dan
masayarakat Gampong Cot Gapu terlihat bersama-sama sibuk bekerja mempersiapkan
acara, ada ibu-ibu lagi memotong sayur, memasak, memasang dekorasi, yang
laki-laki sembelih kebiri, mengatur bangku dan lain-lain.
15 Februari 2015 menjadi
tanggal penting dalam perjalanan sejarah dan eksistensi Balai Pengajian
Thautiatul Mubtadi, karena pada tanggal tersebut Balai Pengajian ini
diresmikan. Peresmian ini debarengi dengan kegiatan kenduri Maulid Nabi
Muhammad Saw. Acara dibagi dalam dua sesi pertama peresmian berupa pemberkatan
dan peusijuk yang dipimpin oleh Abon Arongan (Tgk. Sofyan Mahdi), beliau hadir
tepat jam 08:30 didampingi oleh santrinya. Abon Arongan menepung tawari
pimpinan balai pengajian Tgk. Sulaiman dan dewan guru.
Kemudian Tgk. Sulaiman
diminta oleh Abon untuk menepung tawari santri Balai Pengajian Thautiatul
Mubtadi, kemudian Abon menarik hijab kain putih yang menutup pamflet balai
pengajian sebagai simbol persemian. Selanjutnya Abon berpesan kepada Thautiatul
Mubtadi agar tabah dan penuh dedikasi dalam memimpin balai pengajian. Abon
tidak bisa berlama-lama dalam persemian ini karena harus segera menghadiri
acara Muzakarah Ulama di Paya Pasi Aceh Timur, sekitar jam setengah sepuluh
Abon Arongan pamit meminta izin menuju tempat muzakarah. Acara sesi kedua
berupa seremonial peresmian, acara ini lebih formal karena di hadiri oleh
pejabat di Kemenag, Badan Pembinaan Pendidikan Dayah dan juga Tokoh Gampong dan
Tokoh Adat.
Dalam acara ke dua ini sambutan pertama kali diberikan oleh salah
seorang Tuha Lapan gampong Cot Gapu dalam sambutannya beliau memesan kepada
seluruh masayarakat gampong Cot Gapu agar senantiasa membantu Balai Pengajian
Tahautiatul Mubtadi, di tengah gempuran era globalisasi dan pendangkalan aqidah
di Aceh Khususnya dan dunia Islam secara umum beliau berharap bahwa lembaga
pendidikan Islam berupa balai pengajian dapat berperan aktif dalam membimbing
umat. Selanjutnya sambutan disampaikan oleh pimpinan Balai Pengajian Thautiatul
Mubtadi Tgk. Sulaiman, S,Pd beliau hanya mengutarakan sambutannya secara
singkat yang intinya komitmen dan kesungguhannya akan tetap senantiasa memimpin
dan mengajar di Balai Pengajian Thautiatul Mubtadi dengan sungguh-sungguh
seraya memohon bantuan dan perhatian dari pemerintah dan masyarakat setempat.
Tibalah saatnya sambutan dari kakankemenag Kabupaten Bireuen Bapak Maiyusri
memberikan sambutan, beliau tampil maksimal dalam memberikan sambutannya,
beliau sangat berharap bahwa lembaga pendidikan Islam dapat mengambil peran
dalam menjaga akidah umat. Secara khusus kepada Balai Pengajian Thautiatul
Mubtadi beliau berpesan agar senantiasa menjaga kualitas pengajian dengan cara
meningkatkan jumlah santri yang mengajar serta guru, juga beliau mengharapkan
Balai Pengajian Thautiatul Mubtadi dapat dikelola dengan manajemen yang baik.
Selanjutnya sambuatan disampaikan oleh Bapak H. Abu Bakar yang mewakili BPPD
Bireuen yang isinya hampir sama dengan kakankemenag, namun beliau secara khusus
memaparkan jumlah lembaga pendidikan Dayah dan Balai Pengajian di Kabupaten
Bireuen baik segi jumlah maupun klasifikasi lembaga tersebut serta
perkembangannya secara umum di Kabupaten Bireuen. Peresmian dan tausiah
selanjutnya disampaikan oleh Tgk. H. Asbahani (Menantu Abon Arongan) dalam
sambuatan peresmian dan tausiahnya beliau mengutarakan beberapa hal diantaranya
beliau mencoba mengingatkan kembali bahwa tugas mengemban agama Islam bukan
hanya menjadi beban mereka yang sering dipanggil Teungku (Ustaz) namun
merupakan tugas kita semua yang beragama Islam. Setelah selesai memberikan
sambutan Beliau juga diminta secara simbolis untuk meresmikan Balai Pengajian
Thautiatul Mubtadi dengan menrik kain penutup pamflet nama balai pengajian,
prosesi secara simbolis ini diiringi dengan selawat kepada nabi yang dipimpin
oleh syekh zikir dari Dayah Miftahul Ulum Tanoh Mirah, terlihat hadirin tamu
undangan sangat khidmat mengikuti salawat seraya melihat Tgk. Asbahani menarik
kain. Setelah semua prosesi peresmian selesai berikutnya sebagai penutup
seremonial pembacaaan doa yang dimpin oleh Tgk. M. Yusuf selaku ketua umum
pengurus IKADA (Ikatan Alumni Dayah Arongan) Pusat. Acara ini dipandu oleh MC
Tgk. Martonis salah seorang tenaga pengajar di Balai Pengajian Thautiatul
Mubtadi. Setelah semua rangkaian prosesi peresmian Balai Pengajian Thautiatul
Mubtadi selesai para tamu undangan dipersilakan menuju meja hidangan kendur
maulid.
Dengan sumber dana dan panitia seadanya Alhamdulillah acara persemian
dan kenduri maulid perdana di Balai Pengajian Thautiatul Mubtadi berlangsung
lancar berkat dukungan semua pihak terutama masyarakat desa Cot Gapu yang
saling bahu membahu bersama menyukseskan acara ini.